Satu lagi oprek-an buat Kymco … siapa tau bisa jadi bahan inspirasi buat yg mo coba buat sendiri
.
Kalo bicara safety di motor matic, jujur aja, cuma Honda Vario dan Beat yang paling mumpuni. Karena cuma 2 skutik ini yang punya perangkat pengaman yang namanya Parking Brake Lock (selanjutnya disingkat: PBL).
Akan terasa banget fungsinya buat yang suka bonceng junior-nya di depan
.
Trus, gimana dong buat matic lainnya? Apa gak bisa se-safety duo matic Honda di atas?
Sebenernya ada 2 solusi:
1. Beli handle Vario/Beat 1 set (plus tuas PBL-nya), trus pasang di matic kita
2. Bikin sendiri dengan mengadopsi sistem kerja PBL Vario ato Beat.
Udah tentu apapun pilihannya, gak bisa PnP alias mesti di-oprek lagi supaya bisa pas di skutik/skubek lainnya
.
Gw sendiri akhirnya memilih untuk coba alternatif kedua: adopsi sistem kerja PBL Vario
.
Langkah pertama, udah pasti gw mesti punya perangkatnya, yaitu tuas PBL 1 set. Harganya cukup bersahabat, yaitu full-set hanya sekitar 20rb-an ( cumaaa … barangnya jarang ada di AHASS … maklum, termasuk slow moving parts
).
Selanjutnya bongkar dan pelajari cara kerjanya .. yang ternyata simpeeeel banget. Cuma mengandalkan per kecil untuk mekanisme tarik-tutup tuasnya
. Next step, kita bikin tuas rem PBL-nya. Basisnya mengambil dari tuas PBL-nya Vario, hanya diubah bentuknya supaya lebih ‘plek’ di tuas ori Kymco. Bisa dilihat perbandingannya di gambar di bawah ini ….
Berikutnya proses setting. Terus-terang, ini kerjaan yang dirasa paling ribet, karena mesti lumayan keringetan buka batok lampu Kymco
(emang bener bodi plastik Kymco beda, euy … rapat dan plek ngunci-nya). Tapi harus dikerjakan, karena mesti lepas baut tuas rem ori yang berada di balik cover lampu
.
Untuk mencopot tuas rem sepenuhnya, kita harus lepas dulu kabel rem yang nempel di handle, dengan sebelumnya mengendurkan pegas pengatur rem di tromol belakang.
Saat setting, baru ketahuan bahwa desain awal untuk PnP tanpa ada ubahan apapun di tuas rem ori, ternyata gak bisa. Alasannya karena pegas PBL ori Vario yang kurang panjang. Jadi mau gak mau, posisi PBL di Kymco pun mesti mengikuti. Kenapa gak ganti pake per yg lebih panjang? Jawabannya karena kita udah coba nyari di Bogor, dan ternyata gak ada yg jual. Jadi ‘main aman’, kita berpatokan dengan per ori tuas PBL Vario ( yang relatif lebih mudah dicari di AHASS seputaran Bogor
).
Yang (agak) mengganggu sebenernya bukan masalah berubahnya posisi. Melainkan karena dengan berubahnya posisi tersebut maka kita harus nge-bor plus bikin coak-an di tuas ori rem Kymco ![]()
* lihat tanda panah foto di bawah …
Pada akhirnya, memang boleh dibilang sebagian besar desain dan sistem kerja mengikuti PBL Vario ( … dan semuanya cuma karena masalah per yang ukurannya kecil
). Jadi, monggo share info barangkali ada yang tau toko penjual per yang lengkap di Bogor. Yang kita perlukan cuma per atawa pegas yang lebih panjang sekitar 3-5 cm dari ori-nya PBL Vario …
.
Setelah final setting (dengan potong + bor + gerinda di sana-sini), akhirnya PBL Kymco-pun bisa dipasang. Dicoba beberapa kali … Alhamdulillah berfungsi dengan aman-terkendali
.
.
… Mission Accomplished































































0 responses so far ↓
There are no comments yet...Kick things off by filling out the form below.
Anda harus masuk log untuk mengirim sebuah komentar.